Federal Reserve akan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu, 29 Juli 2026 pukul 14:00 ET (01:00 WIB, 30 Juli), diikuti konferensi pers Ketua Fed Kevin Warsh pukul 14:30 ET. Pasar saat ini mempricing 61,3% probabilitas Fed akan menahan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%, namun probabilitas kenaikan suku bunga (hike) melonjak drastis dari 8,9% menjadi 36,5% hanya dalam satu minggu. Lonjakan ini dipicu oleh harga minyak yang kembali menembus $100 per barel dan inflasi yang masih jauh di atas target 2% Fed.
Bagi trader, FOMC Juli 2026 bukan sekadar event biasa. Tanpa dot plot dan dengan gaya komunikasi Warsh yang menolak forward guidance, pasar akan bereaksi lebih sensitif terhadap pilihan kata-kata dalam FOMC Statement dan nada konferensi pers. Artikel ini merangkum semua yang perlu Anda ketahui — dari data makro terkini hingga strategi trading untuk XAU/USD, EUR/USD, dan aset risk-on.
1. Jadwal & Format FOMC Juli 2026
Sheets
Event | Waktu ET | Waktu WIB |
|---|---|---|
FOMC Meeting (Hari 1) | Selasa, 28 Juli | Rabu, 29 Juli (01:00) |
FOMC Meeting (Hari 2) | Rabu, 29 Juli | Rabu, 29 Juli (01:00) |
Rate Decision | Rabu, 29 Juli (14:00) | Kamis, 30 Juli (01:00) |
Konferensi Pers Warsh | Rabu, 29 Juli (14:30) | Kamis, 30 Juli (01:30) |
Catatan penting: Juli bukan kuartal pertama, sehingga tidak ada Summary of Economic Projections (SEP) atau dot plot. Trader hanya akan mendapatkan FOMC Statement dan konferensi pers Warsh sebagai sinyal utama.
2. Ekspektasi Pasar: Dari Cut ke Hike dalam Enam Bulan
Awal tahun 2026, pasar masih mempricing satu atau dua kali rate cut. Sekarang? Ekspektasi telah berbalik 180 derajat. Berikut perjalanan probabilitas pasar berdasarkan CME FedWatch Tool:
Sheets
Target Rate | Probabilitas (23 Juli) | Probabilitas (Seminggu Lalu) |
|---|---|---|
3,50% – 3,75% (Hold) | 61,3% | 91,1% |
3,75% – 4,00% (Hike +25bps) | 36,5% | 8,9% |
Lonjakan probabilitas hike dari 8,9% ke 36,5% dalam seminggu adalah sinyal bahwa pasar sedang repricing risiko inflasi secara agresif. Jika kita melihat lebih jauh ke September, pasar mempricing 56,5% kemungkinan rate berada di 3,75%–4,00%, dan 27,1% kemungkinan rate naik ke 4,00%–4,25%.
3. Data Makro Terkini: CPI Turun, tapi Tekanan Inflasi Belum Hilang
CPI Juni 2026 (BLS, 14 Juli 2026)
CPI Headline YoY: 3,5% (turun dari 4,2% di Mei)
Core CPI YoY: 2,6% (turun dari 2,9% di Mei)
CPI MoM: -0,4% (penurunan terbesar sejak April 2020)
Core CPI MoM: 0,0% (flat)
Secara headline, data CPI Juni terlihat menenangkan. Penurunan energi sebesar 5,7% MoM menjadi kontributor utama penurunan inflasi. Namun, ada catatan penting:
Energi YoY masih naik 15,7%, dengan bensin melonjak 26,7%.
Shelter (perumahan) naik 3,3% YoY — komponen paling berat dalam CPI.
Airline fares meledak 26,5% YoY.
Core PCE (Preferensi Fed)
Core PCE Mei 2026: 3,41% YoY (jauh di atas target 2% Fed)
Rilis PCE Juni 2026: 30 Juli 2026 — tepat sehari setelah keputusan FOMC.
Paradoks untuk trader: CPI Juni terlihat lemah, tapi pasar fokus pada harga minyak yang kembali naik di minggu terakhir Juli. Harga minyak mentah sempat spike ke $117,63 pada 7 April 2026, turun ke $69 pada akhir Juni, namun laporan terakhir menunjukkan minyak kembali di atas $100 per barel pada 24 Juli 2026. Ini membuat Fed sulit untuk bersikap dovish.


%3Astrip_icc()%3Aformat(jpeg)%2Fkly-media-production%2Fmedias%2F2949377%2Foriginal%2F070555900_1571979343-HP_malam_hari_HL.jpg&w=3840&q=75)

