Pengukur Volume Uang dalam Perekonomian
Jumlah uang beredar (Money Supply) diukur dalam beberapa tingkatan (M0, M1, M2). Di antaranya, M2 Money Supply (FRED Series ID: M2SL) dianggap sebagai metrik paling komprehensif untuk mengukur ketersediaan likuiditas yang siap dibelanjakan oleh sektor rumah tangga dan bisnis dalam perekonomian.
Hukum Kuantitas Uang:
Menurut teori ekonomi moneter klasik:
💡Tips & Rangkuman PraktisRumus Kuantitas Uang: Pasokan Uang (M) × Kecepatan Uang (V) = Tingkat Harga (P) × Output Riil (Y)
Jika jumlah uang beredar (M2) tumbuh jauh lebih cepat daripada kemampuan ekonomi dalam memproduksi barang riil (Y), maka satu-satunya variabel yang harus naik untuk menyeimbangkannya adalah Tingkat Harga (P), alias Inflasi.
Hubungan M2 dengan Siklus Bullish Emas:
- Ketika bank sentral melakukan pelonggaran kuantitatif (QE) dan pemerintah memberikan stimulus besar-besaran, M2 akan meledak ke atas.
- Semakin banyak jumlah lembaran uang kertas dolar beredar di pasar, semakin murah pula nilai beli dari setiap lembar uang tersebut.
- Emas memiliki pasokan fisik bawah tanah yang sangat langka dan sulit ditambang. Karena kelangkaan alaminya, harga emas dalam nilai dolar akan disesuaikan naik untuk mencerminkan penurunan nilai beli dolar itu sendiri.